38. Realita Tidak Selalu Bodoh

1019 Kata

"Seenggak percaya itu lo sama gue, ya? Kita kan, putus baik-baik waktu itu, Va. Emang gue pernah nyakitin lo?" Faisal bertanya tanpa dosa. Auva mengurut pelipis yang pening, nih, mantan selalu saja ingin membuatnya wisata masa lalu. Masa-masa yang indah dan masih alay khas remaja SMP. "Sumpah, lo minta ditendang pusaka lo? Dari tadi udah gue bilang, lo bebal anjir!" ancam Auva serius membuat nyali Faisal sebesar biji jambu menciut seketika. "Nggak gitu, tapi gue merasa nggak adil kalo lo yang merasa jadi korban doang, merasa paling tersakiti!" Mendadak aura membunuh menguar dari tubuh Auva hingga Faisal kelesah. "Gue, kan, minta lo pikirin baik-baik soal kita balikan lagi. Segitu najiskah gue sampai lo aja nggak mau ngelihat gue pas udah ngomong empat mata?" Napas Faisal memburu, ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN