“Eh?” Lovena menatap Mariana dengan bingung, “ada apa, Bu?” Meski hati Mariana diliputi kemarahan, tapi lebih besar rasa takutnya. Dia belum pernah mengalami kejadian seperti hari ini. Dia hanyalah seorang ibu rumah tangga dan pandangannya terhadap dunia sangat terbatas. Dia tak mampu menyinggung tokoh besar yang tidak boleh disinggung dan tidak punya keberanian melakukannya. Dia berkata, "Lovena, orang-orang ini berkata ingin menahan Artha..." Lovena terkejut, "Ap... apa?" Baru saja ucapannya terlontar, Lovena merasakan aura menekan yang kuat dari punggungnya. Kemudian, dia mendengar suara cibiran dingin yang familiar beserta dengan ejekan dalam suaranya. Gerald Syahrir? Pikiran Lovena seketika kosong. Pikiran pertama yang terlintas di benak Lovena adalah apa mun

