Perdebatan

1120 Kata

Keesokan siangnya, Alfarin berlari kecil meninggalkan rumah Gamma, dia membuka pintu rumah lalu menutupnya dengan suara yang sangat kecil bahkan nyaris tidak terdengar. Sesampainya di depan dia langsung masuk ke dalam taksi dan beberapa saat kemudian taksi yang ditumpanginya berjalan dengan kecepatan yang lumayan cepat. Alfarin memandang keluar jendela mobil, pikirannya berkelana kesana-kesini dia tahu ini salah, tetapi mau bagaimana lagi? Dia cukup lelah dengan keadaan seperti ini. Dia akui memang dia terkesan lebay, namun inilah dia. Biarkanlah untuk sementara waktu dia tinggal ke rumah Marina sampai Gamma mencarinya. Dia hanya ingin menghilangkan rasa sakit hatinya dan hanya ingin tahu apakah Gamma masih peduli dengan dirinya atau tidak. "Pak, berhenti di depan sana yah," ucap Alfarin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN