Only You, Forever!

2111 Kata

Tiba-tiba Sila di berikan kesadaran kalau apa yang telah ia lakukan sekarang sudah terlalu jauh. Ia sudah melakukan hal yang sudah melenceng dari seharusnya. Saat sedang makan dengan Diana di sebuah restaurant, tiba-tiba tanpa angin tanpa hujan Sila pergi meninggalkan Diana yang sudah cukup lelah memanggilnya. Sila muak mendengar Diana yang terus saja ngoceh mencela Andira, membuat telinganya panas. Tanpa sadar, Sila berlari keluar dengan deraian air mata. Dan tanpa sadar pula, ia menelpon Angga dan menangis mengadu pada laki-laki itu. "Angga, seburuk itu kah aku sampai tidak ada artinya aku di depanmu? Setidak berguna itu kah aku?" Tanya Sila sambil menangis, di depan restaurant. Ia menjadi perhatian orang yang lalu lalang di depan restaurant itu. "Maksud kamu apa? Tiba-tiba menelpon d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN