Andira menyemburkan tawa renyahnya pada Gio membuat laki itu mau tidak mau meminta penjelasan padanya. Andira hanya menggelengkan kepala sedangkan Gio tidak cukup dengan jawaban yang demikian. "Ayo katakan, kenapa kamu tertawa seperti itu" Ucap Gio. "Tidak. Aku hanya sedikit tertawa saja melihat jawabanmu yang masih ragu. Kenapa kamu melakukan semua ini, mengorbankan begitu banyak harta yang kamu punya, memberikan banyak hal untukku dan kedua adikku jika kamu saja masih ragu dengan satu syarat yang aku berikan. Aku masih memberi satu syarat lo, belum yang lainnya. Tapi melihat responmu yang seperti itu, sepertinya satu saja terlalu berat untukmu" Ujar Andira yang membuat Gio tidak bisa mengelak. Gio bahkan tidak mau melepaskan genggaman tangannya pada Andira. Ia mau melihat Andira benar-

