Ginggi memapah Sensei Miyagi yang berjalan tertatih sambil memegangi perutnya yang terluka, mereka kembali ke dojo milik sang Sensei. Silvi yang sedang berada di halaman dojo melihat kedatangan mereka berdua, ia seketika menjadi cemas dan segera berlari menghampiri sang Sensei yang sedang dipapah oleh Ginggi tersebut. “Sensei! Sensei tidak apa-apa? Apa yang terjadi?” tanya Silvi, ia menatap Sensei Miyagi dan Ginggi secara bergantian. Sensei Miyagi tersenyum kepada Silvi “Sensei tidak apa-apa, hanya luka kecil saja. Dalam satu atau dua hari juga akan sembuh dengan sendirinya.” Silvi mengamati luka di perut sang Sensei, itu terlihat seperti sebuah cakaran yang besar. “Apa ada beruang atau harimau yang kalian temui?” tanya Silvi. “Tidak, ini semua adalah salahku.” Sahut Ginggi. “Apa? T

