Rey melemparkan tas kerjanya secara asal ke lantai. Ia melepaskan kaus kakinya dan menaruhnya ke dalam keranjang secara sembarangan. Ia langsung membaringkan tubuh lelahnya ke atas kasur. Ia ingin istirahat sejenak dengan mata terpejam. Hari ini restoran begitu sibuk. Julian pun hari ini terlihat kewalahan. Karena itu Rey akhirnya juga ikut turun langsung untuk mengkoordinir operasional restorannya. Makanya hal yang wajar jika Rey sekarang terkapar kelelahan diatas ranjangnya. Perlahan matanya mulai sayup karna rasa kantuk. Kemeja yang basah karna keringat dan tubuh yang belum mandi, seakan diabaikan oleh Rey. Ia hampir jatuh tertidur. Matanya hampir terpejam sempurna. Namun tiba-tiba ponsel yang ada di dalam sakunya bergetar. Dengan mata setengah terbuka, Rey mengeluarkan ponselnya d

