Grace masuk ke dalam ruang kamar rumah sakit milik Lisa. Ia langsung menemukan keberadaan gadis itu bersama dengan anaknya. Mereka tampak sedang berbincang sambil tertawa. Tentu saja mereka langsung terdiam ketika menyadari keberadaan Grace di ruangan itu. Grace langsung meletakan plastik berisi buah ke atas meja, lalu mulai duduk di samping Rey. “Thanks, Ma. Udah mau dateng sambil bawa buah,” ucap Rey. Grace tersenyum singkat sambil mengangguk. Ia memang sudah bilang sejak sore tadi ke Rey bila ia ingin menjenguk Lisa. Agenda utamanya memang ingin menjenguk gadis yang telah menyelamatkan nyawanya itu. Namun ada niat lain yang sama pentingnya dengan hal itu. Ada hal yang harus dibicarakan dengan Lisa dan juga Rey. “Sama-sama, Rey. Gimana kondisimu, Lis?” tanya Grace. Ia tak enak langsun

