Jingga duduk di dalam mobil sembari memandangi jalanan dia tak berani memandang suaminya yang duduk di kursi kemudi. Jingga melirik Krisna diam-diam. Pria itu memusatkan perhatian sepenuhnya pada lalu lintas yang padat. "Apa menurutmu Seta akan baik-baik saja?" tanya cowok itu tiba-tiba. Jingga tertegun lalu menggaruk tengkuknya yang tak gatal. Apa Krisna masih berpura-pura tak ada masalah diantara mereka? Padahal perselisihan mereka kemarin itu kelihatan cukup besar. "Aku nggak tahu," aku Jingga. "Tapi karena Kak Juna bilang kondisinya akan membaik, jadi aku percaya saja." Hening kembali menghinggapi pasangan suami-istri itu. Jingga tak tahu harus mengatakan apa. Mungkin memang lebih baik begini. Anggap saja pertengkaran kemarin itu tak pernah ada. "Ibu," panggil Krisna. "Maafkan Aya
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


