Melihatmu bersedih adalah hal yang menyakitkan sejak mengenalmu “Dea..” sebuah suara bariton pria yang dulu sering mengisi harinya melalui panggilan telfon hari ini terdengar di dekatnya. Dea dengan perasaannya yang masih sedih karena kejadian yang dialaminya beberapa waktu ini, membuatnya ragu untuk berbicara. Dea berusaha berbicara pada Alex dengan perlahan. “Kak .. kak Alex…” Dea menatap Alex dengan perlahan dan senyum tipis Alex membuat hati Dea menghangat. Diraupnya wajah cantik dan lembut itu dengan tangannya. Mencoba tetap tenang agar tidak terlihat gugup. “Mau dipeluk kakak?” tanya Alex pada Dea, walaupun diapun ragu mengatakan itu, tapi Alex ingin lebih menenangkan hati Dea. “Takut kak” jawaban Dea membuat Alex menghela nafasnya. “Ini kak Alex De, lihat kakak” memaksa Dea

