Kita perlu selalu berfikir jernih jika menghadapi masalah. “Baiklah kakak antar ya” Melalui pergulatan hati yang sangat melelahkan, entah mengapa kali ini Dea memilih hotel sebagai tempatnya mengutarakan kekecewaannya pada Dana. Tanpa disadari Dea berada pada situasi yang mungkin akan sangat membahayakan dirinya. Mobil telah sampai disebuah hotel yang terkenal bagus dan aman. Alex membangunkan Dea yang ternyata telah tertidur dimobilnya dengan mata sembab dan badan yang letih dan lesu. Sebelum membangunkannya, Alex terlebih dahulu memandangi wajah cantik Dea yang tertidur itu, Alex juga meminta maaf atas kejadian yang mengakibatkannya menangis. “De, bangun. Kita sudah sampai” Alex hanya menggoyangkan bahu Dea. “Ah iya kak” terlihat lemas dan tampak sangat lelah, Alex memilih memegang t

