Jika kita tidak berusaha menjelaskannya, maka kesalah pahaman akan terjadi berlarut-larut. Jika kita tidak ingin menyesal, maka segeralah katakan kebenarannya. POV Dea “Dea, Apakah benar kau akan menikah?” saat ia berhasil menghubungiku setelah bertahun-tahun lamanya justru pertanyaan itu yang muncul dari mulutnya. Aku sebenarnya sangat kesal, tapi tidak juga bisa marah sepenuhnya kepadanya karena pasti dia mendengar saat kak Alex mengatakan kata-kata itu tadi. “Apa kau mencurigai sesuatu?” aku sengaja menanyakan itu, karena aku hanya ingin tau, seberapa besar ia mencurigaiku pergi dari hatinya. “Dana, kau tau? Aku selalu menunggu saat seperti ini. Saat kau mencariku, saat kau masih memperjuangkan cinta antara kita. Kau tak pernah berkabar padaku” aku menjelaskannya dengan tangisan pel

