KETAHUAN!

1408 Kata

Gema mengangkat telepon itu tapi tidak bicara apapun. Sekilas ia melihat kalau yang menelepon adalah Hana. Ia hanya membiarkannya menyala dan memasukkannya ke saku celana. Sepersekian detik dari sejak ponselnya berbunyi. Gema langsung mengambil keputusan untuk bersikap biasa saja. Tria tidak tahu kalau aku tahu soal ancaman itu bukan? "Hai! Tria kamu kemana saja?" Gema menghampirinya. "Apa kamu dari perpustakaan? Aku tadi tidak melihatmu di sana." Gema dengan sengaja bicara agak keras soal perpustakaan agar Hana mendengarnya. Ia berharap sahabatnya itu tahu posisinya dan segera datang ke tempatnya berada. Aku harus mengajak Tria bicara selama mungkin! "A-aku tidak dari perpustakaan. Kebetulan saja," Tria menjawabnya dengan gugup dan juga panik. Gema lalu menoleh ke arah peremp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN