"Bila kau cemas dan gelisah akan sesuatu, masuklah ke dalamnya sebab ketakutan menghadapinya lebih menganggu daripada sesuatu yang kau takuti sendiri." (Ali bin Abi Thalib) Kini keluargaku dan Harumi sedang membahas tentang tempat dilaksanakannya akad nikah nanti, suasana malam ini tidak terlalu menegangkan. "Kalau begitu akad nikah di rumahmu saja Harumi, habis Zhuhur kita langsung syukuran sekalian makan siang bersama, dan malamnya syukuran di sini." Aku memberi saran untuk akad dan syukuran, biar hari pernikahan itu berlangsung cepat, tidak lama. Aku melirik kedua orangtuaku dan ibu Harumi, meminta persetujuan. Orangtua kami mendukung, mengiyakan. "Lalu bagaimana dengan tempat tinggal kalian nanti? Apa lebih baiknya di rumah ini sa--" "Tidak Umi, Yusuf dan Harumi sudah menyewa sat

