Boy Bima Sakti Aplikator D-Class Status:
[Level 37]
Kekuatan : 73
Kelincahan : 123
Kepekaan : 64
Daya Tahan : 135
Kecerdasan : 78
Magic : 130
Spirit : 135
Elemen : Petir, Elektrik, Random Unique
Skill baru : Analisa Administrator
Segel Loyalitas
Skill Saat ini : Memerintah Pasukan Mayat Hidup
Memanggil Monster Yang Bersumpah Setia Pada Anda
Flash Speed
Electric Manipulation
Thunder Hammer of Thor
“Ini peningkatan yang luar biasa, dalam waktu singkat aku bisa naik level sebanyak ini?!” Gumam Boy memperhatikan layar statusnya.
Selesai melihat statusnya, Boy pun mengalihkan perhatiannya ke para monster khususnya dari kelompok laba-laba putih.
“Hmm… izinkan aku melihat mahkota Sang Ratu Laba-laba itu.” Ucap Boy meminta Jorogumo untuk menunjukkan mahkota Ratu Mia.
“Gumo?! Hmm.. baiklah.. ini aku serahkan kepadamu Tuan Boy.” Dengan tangan laba-laba yang berbulu tipis itu Jorogumo menyerahkan Mahkota Ibundanya.
Lalu Boy pun memperhatikan Mahkota Sang Ratu dan mencoba menggunakan kemampuan analisis administrator untuk menganalisa mahkota ini. Tidak lama kemudian aura yang ada di dalam mahkota terdorong keluar hingga akhirnya aura itu berbentuk bola energi yang berwarna putih keemasan.
“Lihat ini, bola energi yang bentuknya masih utuh dan warnanya masih terang ini artinya Sang Ratu masih hidup.” Terang Boy kepada kumpulan monster laba-laba putih, dia menjelaskan hasil analisis administrator melalui layar transparan yang hanya bisa dilihat oleh dirinya sendiri.
Mendengarkan perkataan Boy ini Jorogumo, Ren, La Llorona, Fay dan Runa nampak terkejut dan juga merasa lega karena masih ada harapan bahwa Sang Ratu Mia masih tetap hidup dimanapun ia sekarang berada.
“Benarkah itu ? Aku merasa lega kalau Ratu Mia baik-baik saja.” Ucap Fay.
“Gumo! Apakah Tuan tau dimana Ibunda kami berada sekarang?” Tanya Jorogumo.
“Hmm.. tunggu sebentar.” Boy mencoba menganalisa lebih dalam lagi bola energi.
“Walaupun tampaknya Sang Ratu masih hidup, disini kita bisa melihat ada titik-titik hitam di sekitarnya, ini pertanda dia sedang mengalami cedera atau sedang dalam keadaan sulit.” Papar Boy sambil menunjuk bagian sisi gelap dari bola energi yang merupakan sisa aura Sang Ratu.
“Nyaw! Aku harap Ratu Mia bisa bertahan.” Luna menunjukkan rasa khawatirnya.
“Lihatlah, batu kristal ini akan bersinar jika diarahkan ke tempat Sang Ratu berada. Jadi ini bisa menjadi petunjuk keberadaan. Aku akan memasukkan bola energi ke dalam bola kristal sehingga kalian bisa mencari keberadaan ratu.” Ujar Boy mengeluarkan bola kristal dari cincin penyimpanan dimensinya, lalu menyatukan energi aura Ratu Mia ke dalam bola kristal itu.
“Gumo! Terimakasih banyak Tuan Boy, dengan ini kami memiliki petunjuk keberadaan Ibunda kami. Kami benar-benar sangat berterimakasih kepadamu.” Jorogumo dan para monster laba-laba menunjukkan rasa terima kasih kepada Boy setelah menerima bola kristal yang berwarna keemasan terang namun ada beberapa bercak hitam disisinya.
“Walaupun kalian sudah memiliki petunjuk tampaknya kalian akan kesulitan . Karena yang akan kalian hadapi adalah organisasi kegelapan The One Eye Greaters atau 666 squad.” Kata Jack O Lantern memperingatkan para laba-laba putih dengan kelompok berbahaya yang akan dihadapinya.
“Itu adalah salah satu organisasi yang menguasai banyak wilayah di penjuru negeri ini. Hanya sekumpulan monster laba-laba tentunya akan sulit kalau kalian mencari Ratu kalian dengan penampilan monster seperti itu . Lebih baik kalian menyerah saja.” Kata Avriel yang sempat bertemu dengan kelompok kegelapan yang menyembah raja iblis lain selain ayahnya Beelzebub.
“Nyaw! Bocah iblis ini benar-benar menyebalkan! Tapi apa yang dia katakan memang benar, dengan kekuatan kalian saat ini, tentunya akan sulit menghadapi mereka. Kalian perlu membangun kekuatan besar untuk menghadapinya.” Terang Luna yang mencoba bersikap realistis.
“Gumo-chan, Ren-kun, Rona-Chan dan yang lainnya pasti akan menghadapi tantangan besar untuk menyelamatkan Ratu Mia.. Dan tentunya aku dan Luna akan membantu kalian sekuat tenaga kami.” Ungkap Fay yang peduli pada para monster laba-laba putih yang telah menjadi kawan seperjuangannya itu.
Jorogumo, Ren dan La Llorona merenungkan kata-kata mereka, baik dukungan Fay dan perkataan rasional Putri Avriel.
“Itu benar gumo… jika hanya kami saja, ini akan sulit untuk menyelamatkan Ibunda kami.” Kata Jorogumo sambil memikirkan cara untuk mendapatkan kekuatan dan dukungan yang lebih besar agar bisa menyelamatkan ibundanya.
“Tapi kalian jangan menyerah begitu saja! Pasti ada jalan!” Seru Fay mencoba menyemangati.
“Bukannya kami merasa pesimis Nona Fay, tapi karena kami sadar atas keterbatasan kami, kami memerlukan dukungan kekuatan yang lebih dari yang kami miliki gumo.” Jorogumo mencoba mengungkapkan perasaannya saat ini.
“Oleh karena itu.. Tuan Boy… Master Boy! Kami mohon terimalah sumpah setia kami para Monster Laba-laba putih, kami akan melakukan apa pun yang master inginkan, tapi tolong bantu kami menyelamatkan Ibunda kami gumoo!” Jorogumo yang memiliki tubuh laba-laba yang besar menundukkan kepalanya di hadapan Boy dan memohon agar Boy mau menerima sumpah setia darinya dan para monster laba-laba putih.
“EEEEEEHHH!” Boy terkejut mendengarnya dan serentak para monster yang sedang berkumpul di Hutan Camazotz pun terkejut mendengarnya.