Tiga Puluh Sembilan

653 Kata
*DI DALAM RUANG PENYIMPANAN BOLA KRISTAL* Para monster telah memasuki gerbang hitam bola Kristal, mereka takjub dengan suasana di ruang penyimpanan yang seperti berada di dunia yang berbeda dan memiliki luas tanpa batas. Bahkan seseorang bisa membangun sebuah wilayah negara di dalam bola Kristal ini. “Aawww! Apakah tempat ini yang akan menjadi markas kitaa?! Ini sungguh di luar dugaanku kalau tuan ku memiliki skill sehebat ini aww yeah.” Ucap Axel penuh semangat. “Iyaah  aku akan menyebut ruang penyimpan dimensi tanpa batas ini dengan The Crystal World, kita akan membangun kerajaan disini. Dan simbol kesetiaan yang tertanam di tubuh kalian itu Black Dragon akan menjadi nama organisasi kita di mata dunia.” Boy menjelaskan dengan penuh antusias. Dia mengingat akan khayalannya sejak kecil. Dari masa kecil Boy selalu memimpikan mempunyai sebuah pulau sendiri, membangun kerajaannya sendiri, terbebas dari kekangan keluarganya dan menjauhi orang-orang yang suka merundungnya. Para bawahan setianya pun terpukau dengan perkataannya yang mengandung sebuah visi besar kedepannya. “Membangun sebuah kerajaan!? Kau benar-benar bocah tukang ngayal.” Ucap Avriel dengan sikap sinisnya, namun dalam hatinya dia senang kalau tuannya ini memiliki visi yang besar. “Black Dragon Aww! Nama ini akan menggelegar di seluruh dunia YEAAAHH!!” Ucap Axel penuh bangga dengan nama organisasi barunya ini. “HUWOO!! Keren sekali O’ kita adalah Black Dragon Squad!!” Jack O Lantern bersorak. “YEEEAAAAHHHH!” Para monster pun bergemuruh penuh semangat menyambut nama kelompok mereka. Boy pun mengangkat tangan kanannya ke langit sebagai tanda agar bawahannya bersikap tenang. Melihat hal ini Kapten Axel lebih dulu bertekuk lutut di hadapannya lalu diikuti oleh ratusan monster lainnya. “Baiklah wahai keluarga baru ku! Kalian yang sudah melakukan sumpah setia padaku bukan sekedar bawahan ku tetapi juga bagian dari keluargaku. Kita ini merupakan satu kesatuan, maka jika salah satu diantara kita tersakiti, maka siapa pun yang telah menyakiti salah satu anggota Black Dragon itu artinya dia telah menyakiti kita semua .” Boy melakukan orasi di tengah-tengah sekumpulan monster yang telah menjadi pengikutnya. Dia menunjukkan sisi kepemimpinannya yang selama ini terpendam. “Aku beritahukan aturan-aturan yang harus kalian patuhi sebagai anggota keluargaku! Yang pertama! Kalian harus saling menghormati, saling menghargai dan bersikap adil antar satu dengan yang lainnya. Aku sangat membenci perseteruan antar anggota keluarga ku. Maka, selesaikan masalah secara baik-baik. Jika ada perbedaan kita bahas permasalahan itu bersama-sama.” “Yang kedua! Perlakukan orang-orang yang berada diluar kelompok kita dengan baik, bantu mereka jika mereka terlihat dalam keadaan sulit. Dan bersabarlah jika mereka berbuat buruk, tapi jika mereka melakukan perbuatan yang amat-sangat buruk maka bersiaplah untuk memerangi mereka.” “Yang ketiga! Jagalah keseimbangan alam dengan baik, jangan sampai kalian merusaknya atau menghancurkannya. Namun jika kalian melihat kerusakan dalam perjalanan kalian, maka perbaikilah tempat itu semampu kalian.” “Yang keempat! Dalam keadaan berperang kalian dilarang membunuh wanita, anak-anak, orang tua, bahkan tanaman. Aku membenci orang-orang yang terbawa hawa nafsu membunuh hingga orang-orang yang tidak berdosa harus terbunuh! Kecuali jika mereka adalah seorang mata-mata, pembunuh bayaran atau seorang ahli strategi, maka bawa mereka, penjarakan mereka dan kita akan melakukan sidang pengadilan untuk menentukan hukuman bagi mereka.” “Dan Yang kelima! Jagalah persatuan dan kesatuan kita, tanamkan sifat kekeluargaan antar satu dengan yang lainnya. Mungkin di masa lalu diantara kita adalah musuh, namun saat seseorang memutuskan untuk bersumpah setia padaku, maka ia adalah bagian dari keluarga kalian.” “Aturan-aturan ini harus ditanamkan ke dalam diri kalian, karena jika kalian melanggarnya, maka dengan kekuatan Magic of Oath Of Allegiance tubuh kalian akan terbakar dan menjadi abu akibat pengkhianatan yang telah kalian lakukan kepadaku . APAKAH KALIAN MENGERTI?!” Seru Boy dengan lantang. “YAH! KAMI MENGERTI MASTER!” Serentak para anggota Black Dragon menjawab seruan Boy dan mereka masih dalam keadaan bertekuk lutut dan satu tangannya yang terkepal menyentuh tanah. “Baiklah, kalau begitu aku akan memberikan tugas dan jabatan kepada kalian agar organisasi kita bisa berjalan dan berkembang .”
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN