Bab 32

1038 Kata

Aku masih setia menunggu di kursi tunggu ruang operasi. Si ibu hamil yang ternyata bernama Halima itu sedang dalam penanganan. Sepertinya operasi menjadi jalan satu-satunya. Tadi, kebetulan ada tetangga ibu Halima yang bisa dihubungi warga di tempat kejadian. Beliau langsung menyusul kemari dan sebenarnya ibu ini cukup dekat dengan ibu Halima. Aku merasa menjadi orang yang begitu beruntung saat mendengar cerita tetangga ibu Halima ini. "Halima itu tidak punya saudara. Ditinggal suaminya meninggal karena kecelakaan kerja. Sekarang beliau yang seperti ini," cerita tetangga ibu Halima yang bernama Lina. "Bu Halima beneran gak punya siapa-siapa lagi Bu?" tanyaku penasaran. Ibu Lina mengangguk mantap. "Keluarganya meninggal karena kebakaran, cuma dia dan suaminya yang selamat. Tidak lama su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN