Chapter 41

71 Kata

Me:Sampaikan salamku dan Kean sama Bunda, ya? Kami juga rindu padanya. Tapi ... memang belum bisa main ke sana. Kamu tahu kan kesibukanku. Aku pun segera membalas chat dari pria itu, meski sudah satu jam berlalu. Setelah itu, aku merebahkan diri di kursi kerjaku, seraya menunggu jawaban dari Ken lagi. Tring! Siapa sangka, ternyata chat itu pun segera mendapat jawaban. Padahal, biasanya pria itu juga tak kalah sibuknya. Mungkin, saat ini Ken sedang senggang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN