BAB 9 Aku pun memilihkan. Kaos berkerah tinggi warna putih, dengan jas warna abu-abu tua untuk Kak Sean. Dipadukan celana bahan hitam, dan sepatu pantofel hitam juga. Awalnya, Kak Sean tidak mau memakai baju pilihanku, karena katanya, “Saya mau ke kantor Rara. Bukan mau nongkrong. Pilihan baju kamu itu gak ada resmi-resminya. Saya sudah biasa pake dasi setiap ke kantor. Jangan coba ubah gaya saya.” Aku tahu itu, dilihat dari semua baju beserta puluhan dasi berbagai motif, yang dibawanya pun, Aku tahu kok, Kak Sean memang terbiasa berpakaian formal tiap ke Kantor. Cuma masalahnya di sini adalah ... Kak Sean gak bisa memasang dasi sendiri, pun aku. Karena, dia biasa diurus Kak Audy dan Mama Sulis. Sementara aku lama hidup jauh dari papi dan belum pernah punya pacar orang kantoran. Jadi,

