Disaat semua keluarganya sedang sarapan, Aksa yang baru turun dari kamarnya langsung saja pergi tanpa berpamitan pada keluarganya. Hatinya masih sakit atas apa yang sudah mamanya lakukan padanya. “ Apa karena masalah ini kamu sampai lupa kalau kamu masih punya orang tua.” Ucap papanya sehingga membuat Aksa langsung berhenti. Aksa langsung berbalik untuk menyalami kedua orang tuanya. “ Maaf ma,pa. Aksa Cuma lagi terburu-buru.” Ucapnya. “ Mama harap kamu tidak melakukan hal yang akan kembali membuat papa dan mama kecewa.” “ Ma, Aksa mohon sama mama sama papa, kali ini biarkan Aksa menyelesaikan masalah ini dengan Yasmin.” “ AKSA.” “ Ini menyangkut masa depan Aksa dan Yasmin. Jadi tolong ma jangan halangi Aksa untuk menghentikan semua ini.” “ Apa kamu tahu, betapa Yasmin peduli dan me

