42. LYT

1927 Kata

Selama di dalam mobil, Aksa benar-benar hanya diam. Dia tidak lagi harus melakukan apa untuk bisa mendapatkan maaf dari kedua orang tuanya. Bahkan ponsel yang dari tadi berdering pun dia hiraukan, sampai Alula yang ada di sampingnya risih mendengarkan deringan ponsel tersebut. “ Mas, dari tadi ponselmu bunyi. Apa kamu ngga mau angkat, siapa tahu aja penting.” “ Biarkan saja.” Jawabnya ketika dia melihat nama yang tertera di ponselnya. Dan orang yang menelfonnya adalah Yasmin. “ Mas sekarang kita akan kemana.” Tanya Alula. “ Untuk sementara ini kita akan tinggal dulu di rumah om Alvin.” Jawab Aksa. “ Kenapa harus disana, kenapa ngga di rumah yang semalam kita tinggali.” Tanya Alula yang sedikit malu ketika mengingat sesuatu yang terjadi semalam. “ Ngga kita ngga akan kesana, itu mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN