Alula terus menunggu Aksa pulang, karena dia tidak berani keluar dari kamarnya. Dia pun terus menahan lapar karena sejak sarapan tadi pagi Alula tidak memakan apapun lagi. Wajahnya langsung kembali ceria ketika melihat mobil Aksa memasuki halaman rumah om Alvin. Ketika Aksa baru masuk kedalam rumah, om Alvin langsung saja menghampirinya untuk mengajaknya mengobrol. “ Sa.” “ Iya om.” “ Apa kamu baik-baik saja.” Tanya om Alvin. “ Aksa ngga mungkin mengatakan kalau Aksa sedang baik-baik saja disaat hati ini sakit om.” “ Mau gimana lagi sa, mungkin ini lebih baik di bandingkan kamu harus menipu kedua orang tuamu terus, Untuk kedepannya apa yang akan kamu lakukan sa.” “ Entah om, Aksa pun belum memikirkan hal lain lagi selain menemui mereka lagi.” “ Sebaiknya jangan dulu sa, beri mere

