68. LYT

1972 Kata

Setelah kepergian Alula, hidup Aksa benar-benar berubah banyak. Dirinya sekarang jauh lebih dingin dan pendiam. Keluarga Aksa yang melihat keadaan Aksa benar-benar merasa kasihan karena hidup putranya sekarang tdak memiliki gairah sedikitpun. “ Woi.” “ Apaan sih syad.” “ Tuh makanan di sajikan bukan Cuma buat diliatin sama di aduk-aduk ngga jelas.” “ Udah kenyang syad.” “ Sampai kapan kamu mau buat badanmu yang begitu di kagumi banyak orang jadi kurus kerempeng begini.” Ejek Irsyad. “ Itu ngga penting syad.” “ Sa, aku tahu hatimu akan terus terluka karena Alula belum juga kembali. Tapi mau bagaimanapun kamu harus tetap hidup sa. Semua orang sekarang melihatmu itu seperti mayat hidup. Mereka semua kasihan ke kamu sa.” “ Aku ngga ingin di kasihani syad.” “ Tapi kalau cara hidupmu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN