PROTECTION

1210 Kata

Rina tidak juga beranjak dari sana. Ia masih bersimpuh di samping tubuh Ziyu yang telah tak bernyawa. Tangisannya telah berhenti namun tatapannya masih kosong. Keadaan sekitarnya sangat sunyi. Berkali-kali suara yang entah dari mana mendadak terdengar namun ia tidak peduli. Ia tidak berpindah sedikit pun dari sana. “Aku masih menunggumu untuk bangun,” gumamnya. Sebenarnya ia sadar Ziyu tidak mungkin bangun, tapi ia tidak ingin menerima kenyataan semacam itu. Rina menyentuh tangan Ziyu yang telah pucat, berharap tangan itu akan menggenggamnya kemudian ia bisa melihat Ziyu bangun. Rina tertawa pelan. Ia menertawakan kebodohannya sendiri yang terus menganggap Ziyu akan segera bangkit dari kematiannya. “Siel… ” Rina menoleh begitu mendengar suara Dhani. Ia pun melihat teman-temannya yang lai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN