Malam Minggu

1233 Kata

19.30. 1,5 jam kurang lebihnya kemacetan ini terurai. Terlihat mobil-mobil yang mengantre untuk jalan mulai bisa maju perlahan-lahan. Perasaan lega banyak menghiasi wajah-wajah pengemudi mobil-mobil tersebut. “Huft, akhirnya.” Mas Adri segera melajukan mobilnya lebih cepat agar segera sampai di apartemennya. Drrt drrt drrt hpnya berbunyi tanda ada pesan masuk. [Maaf Mas, Aku baru sadar kalau hp Aku mati dan dalam kondisi Charge. Ini baru saja Aku nyalain. Maaf ya tadi Aku sempet ketiduran.] ~ Sena Sempana Legawa. Bener saja makanya dari tadi tak telepon tidak diangkat sama sekali. Di chat juga cuma centang satu otomatis belum terkirim tadi jadi pasti tidak akan ada balasan sama sekali. Mas Adri enggan membalas pesannya, biar jadi kejutan saja, bentar lagi juga aku sampai. Setelah p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN