Sementara itu Mas Adri sudah memasuki RS dan menuju ke kamar rawat mama tirinya. Langkahnya tegap dan mantap, menambah ketampanannya. Begitu dia masuk ke ruang rawat mamanya, suara adik kembarnya langsung memekikkan telinganya. “Kakak akhirnya datang juga,” sapa Alice langsung mendekati kakaknya Adri dan berhambur untuk memeluknya. “Bagaimana keadaan Mama, sudah lebih baik kan?” Adri mendekati mama tirinya yang kebetulan lagi di suapin oleh salah satu adik kembarnya elsie. Mencium takzim punggung tangan mama tirinya, mencium pipi kiri dan kanan kemudian ikut duduk di sebelah Elsie, Alice yang mengikutinya gegas mengambil kursi kecil untuk ikut-ikutan duduk di sebelah mereka. Suasana menjadi semakin hangat. “Alhamdulillah, sudah agak baikan. Kamu apa kabar Dri? Sehat-sehat terus ya,” u

