“Kau baik-baik saja, Dan?” tanya Caroline. Sebenarnya Daniel tidak sepenuhnya baik-baik saja. Akan tetapi bukankah ia harus tetap bersandiwara seolah semuanya baik-baik saja. “Hari ini kita menjadi perbincangan banyak orang,” ucap Caroline. Tidak ada yang dapat Daniel ucapkan. Ia hanya ingin semua ini segera berakhir saja. Satu-satunya pergerakan yang Daniel lihat hanyalah Davina yang terus mencarinya. Ayahnya seolah tidak ada reaksi apapun. Hal ini justru yang membuat Daniel menjadi merasa curiga. Ia menjadi khawatir bahwa bisa saja secara diam-diam ayahnya itu melakukan hal yang sangat mengejutkan. Hal itulah yang sebenarnya membuat Daniel merasa terganggu. Ia penasaran apa yang akan dilakukan ayahnya untuk mengatasi permasalahan ini. Akan tetapi yang jelas Daniel yakin ayahn

