Chapter 84

1707 Kata

“Bagaimana?” Davina adalah orang yang paling menunggu kedatangan David saat ini. Dirinya terlalu bersemangat sehingga menanti di depan pintu. Lebih tepatnya Davina duduk di ruang tamu untuk menanti David pulang. “Aman.” Hanya itu yang David katakan. Lelaki itu kemudian berlalu begitu saja. “Kau yakin? Ayah belum pulang hingga sekarang.” Davina pun mengikuti arah langkah David menuju kamar lelaki itu.   “Ayah sedang mempersiapkan proyek. Ah ya, ku dengar Ayah besok akan pergi ke Jerman.”   “Benarkah?”   Davina merasa sedikit lega namun juga merasa cemas. Tadinya ia kira ayahnya itu tidak pulang karena sedang mempersiapkan sesuatu untuk menghukum Daniel.   “Apa Ibu tahu?” tanya Davina. “Seharusnya tahu. Ayah akan mengajak Ibu pergi bersama.”   Davina menganggukkan kepalany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN