Chapter 98

1522 Kata

Keesokan harinya Daniel memilih untuk mengunjungi makam sang ibu. Pertemuan dengan Pamela yang ia harapkan menjadi salah satu momen terindah dalam hidupnya justru berubah menjadi momen yang sanga mengerikan. Bagi Daniel itu adalah salah satu saat paling menyakitkan dalam hidupnya. Melihat bagaimana Pamela berkata-kata dengan mata yang sedih dan air mata. Lalu disaat bersamaan Daniel merasa sangat keceewa pada gadis itu. Daniel memag tidak melakukan apapun semalam. Tidak seperti beberapa hari lalu saat dirinya meminum banyak alkhokol dan kemudian memecahkan botol minuman tersebut. Semalam Daniel hanya diam saja. Ia terdiam untuk memikirkan semua ucapan Pamela. Ia terdiam dan menangis sepanjang malam. Mengingat bagaimana menderitanya ia dan ibunya. Semua kenangan yang membuat Daniel se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN