“Apa ada yang tertinggal, David?” Daniel sedikit sedih ketika mendengar Pamela mengira dirinya adalah David yang berbalik. Akan tetapi setelah ia bertatapan dengan gadis itu untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Daniel pun tersenyum. Ia merasa sangat bahagia. “Pamela,” ujar Daniel lirih seraya tersenyum. Gadis itu menatapnya sejenak namun secara tiba-tiba langsung menutup kembali pintunya. “Pamela?” Daniel merasa terkejut. Ia pun mengetuk pintu rumah Pamela. “Pamela. Tolong buka pintunya. Aku ingin bicara denganmu. Pamela.” Tok tok.. Daniel terus saja mengetuk pintu rumah Pamela tersebut. “Pamela. Aku ingin meminta maaf. Tolong keluarlah. Aku ingin bicara denganmu. Banyak yang harus kita bicarakan.” “Pamela. Kumohon.” Daniel terus saja mengetuk pintunya

