bc

Cinta Terhalang Janji

book_age16+
601
IKUTI
3.5K
BACA
drama
sweet
like
intro-logo
Uraian

Harus ditepati, itulah janji. Namun, apa jadinya jika sebuah janji harus di ingkari? Itulah yang dirasakan Rafa Adrian Wicaksono kala mendapatkan amanah dari sepupunya yang meninggal karena kecelakaan untuk menjaga sang kekasih hati, Anjani Devita Putri. Dan saat itu Rafa hanya bisa menepati janji tersebut untuk menjaga pujaan hati sang sepupu tanpa memikirkan efek kedepannya.

"Maafkan aku karena harus mengingkari janjiku kepadamu. Maafkan aku karena aku mencintainya," (Rafa Adrian Wicaksono)

chap-preview
Pratinjau gratis
PART 1
Matahari pagi sudah mulai bersinar, dan sinarnya mulai memasuki ruangan yang penghuninya masih tertidur di balik selimut miliknya, ya siapa lagi kalo bulan rio adrian wicaksono. Dia kalo tidak ada schedule terbang dia selalu bermalas-malasan di rumah yang selalu membuat sang mama geram. "RIOOOOO"teriak sang mama saat mengetahui putranya masih meringkuk dibalik selimut "Hmmmm"ucap rio "Rio bangun, udah jam berapa sekarang, kamu lupa sama tugas kamu hari ini?"tanya mama sembari membuka gorden "Tugas?tugas apaan?"tanya rio "Tugas buat ngejemput abang kamulah, rio"ucap mama seraya membuka selimut yang masih menutup sebagian tubuh rio. "Astaga, aduh mampus nih gua kalo telat jemput. Mah sekarang jam berapa?"tanya rio saat sang mama ingin keluar kamar "Jam 9.15"jawab mama, lalu keluar kamar "9.15? bang rafa...landing jam 10 berarti cuma ada 45 menit doang buat ke airport, cukup gak yah?"ucap rio "Ah tau ah. Gua mandi ntar aja"ucapnya lalu turun dari tempat tidur bergegas ke kamar mandi untuk cuci muka. Setelah 30 menit bersih-bersih rio pun segera turun dari lantai dua dan segera mengambil kunci mobil yang tergantung dekat televisi. Dan ia pun segera berlari menuju garasi. Tapi saat ingin berlalu, ia melihat sang mama "Rio....mau kemana?"tanya mama, membuat rio bingung "Ya mau jemput bang rafa lah, emang mau kemana lagi?"tanya balik rio "Bukan gitu, tapi liat dong penampilan kamu, iya sih dari kemeja, rambut, celana semuanya udah oke. Tapi kenapa sandalnya, sandalnya jepit sih"ucap mama membuat rio langsung melihat apa yang dimaksud sang mama "Astaga....aduh b**o banget sih, sepatu gua mana lagi?"gerutu rio "Tuh sepatu kamu udah mama siapin di teras, cepetan sana nanti telat baru tau rasa"ucap mama seraya mendorong tubuh rio "Iya mah....makasih ya udah disiapin sepatunya"ucapnya seraya berlari menuju teras. Sesampainya di teras ia segera melepaskan sandal yang tadi ia kenakan dan langsung memakai sepatu yang audah disiapkan sang mama. Setelah selesai memakai sepatu, ia pun segera bergegas menuju garasi untuk mengambil mobil yang ia ingin gunakan. Tak lama setelah itu, mobil pun segera melaju meninggalkan rumah mewah tersebut menuju bandara soetta. 1 jam kemudian mobil itu sudah tiba di bandara. Betapa kagetnya rio saat mendapati parkiran bandara yang terlihat penuh. "Etdah...tumben banget nih parkiran penuh, terus gua parkir dimana dong?"gerutu rio "Coba ah cari, kali aja masih ada sisa tempat"ucapnya lalu kembali menginjak pedal gas dan menyusuri parkiran tersebut. Setelah menyusuri parkiran beberapa menit, ia pun mendapat tempat parkir dan segera memarkirkan mobilnya di tempat tersebut. Setelah itu, rio pun segera turun dari mobil dan berjalan menuju pintu kedatangan. Namun, saat ia baru berjalan beberapa langkah. HP nya bergetar tanda ada pesan yang masuk. "Tunggu gua di pintu kedatangan terminal 1B"ucap orang tersebut yang tak lain adalah rafa. Setelah membaca pesan itu ia pun segera melanjutkan perjalanannya menuju terminal 1B. Selama berjalan menuju terminal itu, rio pun selalu mendapat ucapan dari beberapa pramugari dan pilot yang sedang berlalu lalang di bandara. "Pagi, captain. Tumben, lagi gak flight kok main ke bandara. Buat ketemu gue ya"goda salah satu pramugari maskapai yang sama dengan rio "Idiihhh...pede gila lo, gua kesini mau ngejemput abang gua, liat gak?"tanya rio dengan suara yang lebih tinggi "Itu di pintu kedatangan, udah nunggu dari 30 menit yang lalu"ucap pramugari itu membuat rio membulatkan matanya. "30 menit? Serius lo?"tanya rio tak percaya "Ya serius gua mah capt. Ya udah gua pergi dulu ya mau flight nih ke bali"ucap pramugari tersebut, sambil berlalu dari hadapan rio "Take care ya"teriak rio "IYAAAA"teriak pramugari itu. Rio pun melanjutkan jalannya. Hingga ia tiba di pintu kedatangan. Sesampainya disana ia sudah ditunggu seseorang yang sudah kelihatan kesal. "Bagus lo ya. Udah telat pake sok nyapa pramugari lagi"omel orang tersebut yang tak lain kakak kembarnya sendiri yaitu rafa "Yaelah, maaf kali bang, orang baru sekali juga telatnya. Oh ya kok lo tau sih gua nyapa pramugari?"tanyanya "Keliatan kali dari sini"ucapnya seraya menjitak kepala sang adik "Oh ya mulai lusa lo jadi co-pilotnya gua"ucap rafa membuat rio membulatkan matanya. "What??? Emang gak ada yang lain apa?"ucap rio kesal "Gak ada, kenapa? Gak suka?"tanya rafa lalu berjalan mendahului rio "Bukan gak suka lagi. Gak sudi gua satu pesawat sama lo bisa-bisa turun dari pesawat gua langsung tuli gara-gara suara pesawat sama suara lo dicampur jadi satu"ucap rio lalu menyusul sang kakak yang sudah mendahuluinya. Setibanya di parkiran rio pun segera masuk kedalam mobil disusul rafa. Setelah itu mobil pun meninggalkan bandara untuk kembali ke rumah. Setelah sekitar 3 jam perjalanan. Mobil yang dikendarai rio pun tiba. "Bang, serius gua mulai lusa satu pesawat sama lo?"ucapnya lalu turun dari mobil "Serius gua. Gak bohong deh"ucapnya seraya berjalan menghampiri rio Saat sedang asyik mengobrol. Tiba-tiba pintu rumah mereka terbuka, dan ternyata sang mama yang membukanya "RAFAA"teriak mama lalu berlari menghampiri putranya "RAFAA, ini beneran kamu? Mamah kangen banget sangat kamu"ucapnya seraya memeluk erat rafa "Iya mah rafa juga kangen sama mama"ucapnya lalu membalas pelukan sang mama "Ihhh...kok abang doang sih yang dipeluk aku kok nggak sih mah"rengek rio layaknya anak kecil "Mau dipeluk mama?"ucapnya diikuti anggukan dari rio "Mandi dulu sana, belum mandi juga udah pengen minta peluk. Mandi sana cepetan"ucap mama menyuruh rio mandi "Lo belum mandi, yo?"tanya rafa sambil menahan tawanya "Belum.PUAS LO"teriak rio lalu berlari masuk ke dalam rumah "Ya udah yuk masuk. Pasti kamu capek deh"ucapnya lalu mengambil koper yang sedari tadi dipegang rafa dan kembali berjalan masuk. Diikuti rafa dibelakangnya Sesampainya didalam rumah rafa pun segera masuk ke kamar untuk mandi dan istirahat. Sementara itu dikamar, Rio sedang frustasi karena bakal satu pesawat dengan sang kakak "Aaaa....kenapa mesti sama dia sih? Gak Ada yang lain apa?"teriak rio "Aduhhh bisa gila gua, mending kalo adik kakak mungkin gua masih bisa nerima sedangkan gua sama rafa kan kembar, pasti ntar heboh deh. Gak satu pesawat aja hebohnya gak karuan apalagi satu pesawat. Pokoknya gua harus ngomong sama abang" ucapnya lalu keluar kamar. Sesampainya di depan kamar rafa, rio pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. "Abaaanngggg....."teriak rio membuat rafa yang sedang tertidur pulas langsung terbangun karena mendengar teriakan sang adik. "Apaan sih lo? Gak liat apa gua lagi tidur, pelanin dikit tuh suara. Mending kalo suara lo bagus ini suara udah kayak kaleng rombeng juga"bentak rafa sambil melempar bantal ke arah rio "Gua gak mau satu pesawat sama lo. Lo harus bilang sama atasan, minta ganti. Gak mau tau" ucap rio sambil berjalan menuju sofa yang berada di dekat jendela kamar "Emang kenapa sih gak mau satu pesawat sama gua. Toh gua gak bakal ngapa-ngapain lo kok"ucap rafa seraya menghampiri rio. "Lah kalo itu sih gua juga tau. Tapi bukan itu maksud gua"ucap rio seraya mengacak rambutnya frustasi "Terus apa?"ucap rafa seraya menyandarkan tubuhkan ke kepala sofa "Kita kan kembar. Lo lupa waktu pertama masuk aja udah heboh banget. Terus banyak banget dari pramugari sama atasan aja bingung mana rio mana rafa bahkan sampe sekarang. Apalagi sekarang dimana ntar gua sama lo bakal satu pesawat mungkin bakal lebih parah dari dulu waktu pertama masuk"jelas rio membuat rafa berpikir ulang "Iya juga sih, tapi mau gimana lagi. Pasti gak bisa diganti lah"ujar rafa membuat rio pasrah "Ya udah lah, pasrah aja deh gue"ucap rio "Jadi lo mau satu maskapai sama gua?"tanya ulang rafa. "Iyaa"ucap rio pasrah "Oh ya katanya bakal ada beberapa pramugari sama pramugara baru loh"goda rafa membuat rio tersenyum jahil "Banyak gak bang?"tanya rio "Dasar playboy lo, insyaf napa, yo"ucap rafa sambil menjitak kepala sang adik "Udah kali. Gua mah udah insyaf"ucap rio semakin membuat rafa gemas "Lo tuh ya. Gak bosen apa nyakitin hati cewek. Jujur nih ya. Sebenernya banyak tau cewek yang naksir sama lo, tapi sayang tuh para cewek langsung gak naksir lagi sama lo setelah mereka tau kalo lo itu playboy" ucap rafa "Ada kali yang naksir sama gua"ucap rio membuat rafa bingung "Emang siapa?"tanya rafa ingin tau "Ada deh. Ya si abang mulai kepo nih, makanya jangan kerjaan mulu yang dipikirin, pikirin juga tuh jodoh"goda rio "Ya deh iya, ngalah deh gua kalo urusan perempuan mah"ucap rafa seraya mengangkat kedua tangannya tanda menyerah "Kalo lo mau tau besok ikut gua ke bandara"ucap rio "Emang dia siapa?"tanya rafa "Pilot"jawab rio membuat rafa langsung membulatkan matanya "WHATT? pilot? Maskapai apa?"yang rafa membuat rio terkekeh "Yesss, dia pilot maskapai Lion"ucap rio "Dan rumah dia di kompleks perumahan ini juga" lanjut rio membuat rafa sejenak berpikir "Udah deh mau tau nggak? Kalo mau besok temenin gua ngejemput dia"ucap rio lalu bangkit dan berjalan ke arah pintu kamar "Iya deh gua ikut"jawab rafa "Jam 10 udah otw ke airport"ucap rio lalu keluar kamar rafa Rafa yang masih berdiri ditempat. Hanya bisa menatap kepergian adiknya dengan pikiran yang masih bercabang kemana-mana "Siapa sih pacarnya rio? Jadi kepo gua"batin rafa "Aaa...tau ah mending molor lagi deh gua"ucapnya lalu kembali merebahkan tubuhnya di tempat tidur dan tanpa sadar ia pun langsung terlelap kembali. *****BERSAMBUNG***** ____________________________________________ Siapakah pacar rio yang sebenarnya? Tunggu kelanjutannya hanya di 'CINTA BERSEMI DI ATAS AWAN' #SORRY ya guys kalo ada kesalahan dalam penulisan huruf dan kalimatnya ya. Mohon dimaafkan ya guys #oh ya jangan lupa ya vote and comment dari kalian semua. Ditunggu loh vote and comment dari kalian

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Chain Of The Past ( Indonesia )

read
4.1M
bc

Sepenggal Kisah Gama ( Indonesia )

read
5.1M
bc

Aksara untuk Elea (21+)

read
843.4K
bc

f****d Marriage (Indonesia)

read
7.1M
bc

MY ASSISTANT, MY ENEMY (INDONESIA)

read
2.5M
bc

Om Bule Suamiku

read
8.9M
bc

Because Alana ( 21+)

read
364.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook