42 : Timpang

1947 Kata

Olga pov Gue akhirnya mengikuti Nath pindah. Secara gue telah memilihnya, jadi tak mungkin kan kami masih menumpang di rumah Nando? Awalnya gue merasa telah mengambil keputusan yang benar. Nath lebih membutuhkan gue ketimbang Nando yang super mandiri. Sepertinya gue harus ikhlas melepas Prince charming gue. Meski dengan berat hati. Mungkin Tuhan telah menakdirkan seperti ini, supaya gue tidak takabur menjadi wanita serakah. Gue kembali menempati apartemen lama gue yang sekarang telah dibeli Nath. Eh, milik Nath seharusnya milik gue juga kan, jadi sebenarnya apartemen itu masih milik gue. Kami menikmati masa-masa berdua di apartemen, seperti menjalani honeymoon jilid kedua. Hehehe.. Pagi ini gue masih belum puas bermalas-malasan dalam pelukan Nath meski semalam kami melakukannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN