38 : Mengejar Nath

1732 Kata

Nando pov Olga pulang dalam keadaan murung luar biasa. Sepertinya semua tak berjalan lancar. Padahal aku sudah memberi kesempatan bagi mereka berdua untuk menyelesaikan masalah. Aku menyambut istriku dan memberinya pelukan hangat. Olga menangis dalam pelukanku. "Nando, dia minta cerai!" bisik Olga sakit hati sambil mencengkeram erat kemejaku. Aku terhenyak mendengarnya. Nath, apa perlu sedrastis ini kau memisahkan diri dari kami? Aku yakin pasti ada sesuatu dibalik semua ini. "Apa alasannya?" Olga menangis semakin keras mendengar pertanyaanku. Aku membawanya duduk di sofa, dan kembali memeluknya. Olga meletakkan kepalanya di bahuku seraya terus menangis. "Dia bilang.. hik.. dia bilang bayi ini... hik.. bukan miliknya." Alasan tak masuk akal! Kami bahkan belum memeriksanya s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN