Nath pov Gue sedang muntah di closet saat pintu kamar mandi terbuka. Entah bagaimana, tanpa berbalik pun gue tahu siapa oknum yang membuka pintu kamar mandi dengan kasar. "Nath! Lo b******k!" sembur suara cempreng yang amat familiar di telinga gue. Pasti Nando sudah memberitahu Olga kondisi gue yang sesungguhnya. Hufftt, memang susah mengajak malaikat berbohong. "Pergi!" usir gue tanpa basa-basi. "Tak mau, b******k!" Pasti dia sudah tahu penyakit gue. Tapi bukannya bersikap lembut seperti wanita lain kalau tahu pria yang dicintainya sekarat, Olga sedari tadi malah memaki gue. Tapi aneh, mengapa gue merasa lebih nyaman diperlakukan begitu?! Emang kami ini sama-sama gesrek! "Gue gak sudi melihat lo!" Gue berbalik memunggungi Olga. Biasanya dia paling benci kalau dipunggungi

