Nathan pov Gue balik ke rumah setelah mengantar Papi ke supermarket, dan tebak apa yang gue temukan di rumah? Gue tak tahu mesti tertawa atau miris. Jujur ini sangat konyol! Bayangkan, gue tak menyangka Nando sudah kembali dari perjalanan bisnisnya dan eng-ing-eng... mendadak dia menjadi jongos di rumahnya sendiri! Gue jadi kasihan melihat wajah memelas Nando. Tak bisa membayangkan bila gue yang berada di posisinya. Apalagi Mami mertua jadi nyinyir gegara terusik kegantengan Nando. Mami menarik gue ke pojokan, dan me-warning gue. "Nathan, apa kamu tahu kalau Olga menyewa maid yang kegantengan begini?" "Baru tahu, Mih." Gue gak bohong. Gue baru tahu sekarang kalau Nando ditahbiskan menjadi jongos. "Lalu?" Mami mengangkat sebelah alisnya. "Lalu kenapa, Mih?" tanya gue enteng.

