Gue gak pernah melihat Mami semarah ini. Bahkan saat bertengkar sama Papi, dia tak seemosi ini. Napasnya tersenggal-senggal menatap tajam kami semua. Tentu saja kami tak bisa menutupi kebohongan ini lebih lama lagi setelah Mami memergoki gue lagi ena-ena sama Nando. Dih, kasihan Nando. Dia sempat dipukuli Mami gegara dikira akan memperkosa gue. Saat itu posisi Nando terjepit, gue gak tega membiarkannya begitu saja. Dia sudah banyak berkorban hingga rela menjadi jongos di rumahnya sendiri. Akhirnya gue memutuskan untuk membongkar pernikahan rahasia gue dengan dua lelaki. Tentu saja Mami syok, dan kini ia tengah mengadili kami semua. “Olga, Mami kecewa padamu! Bagaimana mungkin kamu bersedia menikah dengan dua pria sekaligus. Itu sungguh laknat!” Gue cuma bisa menunduk. Gue b

