Part.20

1214 Kata

Semua tamu undangan telah pamit undur diri. Termasuk kakek dan nenek Ammar juga. Hari sudah menjelang sore saat ini, Ammar tak ingin melewatkan sholat ashar. "Dav, ayo sholat ashar dulu, keburu habis waktunya." Ammar menepuk lengan istrinya, saat Davika tengah asyik bergurau dengan Milly dan Maura yang masih tinggal. "Hah, apa?" Davika menoleh, cukup terkejut. "Ayo kita jamaah sholat ashar dulu, sebentar lagi waktunya habis." Davika menatap kedua sahabatnya dengan raut wajah yang bingung dan gelisah. Sementara kedua sahabatnya hanya tersenyum sambil mengangguk-angguk. "Iya, sana, Dav. Kita juga mau pulang dulu. Iya kan, Ra?" Ucap Milly pada Maura, dan dijawab anggukan antusias sahabatnya itu. Davika tak mengucapkan apapun saat kedua sahabatnya berpamitan pulang. Hanya senyum canggung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN