BAB : 52

1366 Kata

“Kiran." "Apa?" jawab Kiran yang berada di balik selimut. Sementara Arland berada di sampingnya. "Besok aku mau ke Bandung. Apa kamu mau ikut?" tanya Arland. Mata Kiran yang tadinya terpejam, langsung melek saat mendengar perkataan Arland. "Kok mendadak, sih," keluh Kiran. "Ya, gimana. Aku kan dapat kabarnya juga tadi." "Besok aku kuliah, nggak bisa ikut." Sejujurnya ingin sekali ikut sama suaminya, tapi besok ada jadwal kuliah. Nggak mungkin juga kalau ia harus minta ijin untuk kesekian kalinya. Apalagi akhir-akhir ini sudah sering kali ia ijin. Meskipun itu kampus milik keluarga suaminya sekalipun, tetap saja nggak bisa semaunya. "Pulang kuliah jam berapa?" tanya Arland. "Jam 11." Arland mengusap lembut pucuk kepala Kiran. "Ya udah, gini aja. Kita berangkat sepulang kamu kuliah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN