Enam Puluh

1205 Kata

Jesty mengunjungi makam ke dua orang tuanya. Hatinya begitu kacau dan bingung. Antara pertemanan serta keinginannya untuk mempunyai kekasih, mana yang harus ia pilih? perkara mudah, jika ia tidak perlu memikirkan teman baiknya itu. Namun, ia tidak sejahat itu. Jesty tahu, Ayudia tidak bersikap selayaknya kekasih ke pacarnya. Tetap saja salah, bila ia masuk begitu saja. Tidak hanya di cap buruk, ia juga akan di benci temannya. Hubungan pertemanan dirinya dan Ayudia, tidak bisa dibilang tidak akrab, tidak bisa dibilang tidak akrab juga. Akrab kalau bertemu, saling mengirim chat, hanya begitu. Pertemuan pun jarang, sebulan bisa dihitung jari, atau bahkan tidak pernah sama sekali. Pesan chat pun, tidak sering juga. Apa begini pertemanan yang baik itu? ia sungguh tidak mengerti tetapi dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN