Lima Puluh Satu

1154 Kata

Elwin membawa Jesty ke salah satu restoran. Seharusnya mereka pulang ke rumah, untuk mengambil barang Kak Grace lainnya yang tidak perlu di ganti. Jangan tanya apa, yang pasti itu dalaman. Terjawab juga. Butuh diam di mobil selama tiga puluh menit hingga akhirnya Jesty mau ke luar dari mobil, ikut dengannya makan siang. Jesty pun tidak memesan apa pun, dia hanya diam saat ia tanya mau pesan apa. Tidak kehilangan akal, Elwin memesan makanan kesukaan Jesty. Ya itu seafood yang di goreng tepung terutama cumi dan udang. Tidak lama, pesanan akhirnya datang. Mungkin karena sepi pengunjung, jadi untuk menunggu makanan jadi tidak menunggu waktu lama. “Jesty, makan.” Jesty tetap diam tidak bergeming. “Jesty, kasihan perut Jesty lapar. Jesty boleh marah sama Mas, asal tidak marah dengan perut Je

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN