Jesty bersungguh-sungguh bermalas-malasan di tempat tidur. Ia tidak bangun meski di telpon Elwin berulang kali, pria itu sampai khawatir. Pulang dari pekerjaan sebentar, langsung pergi ke rumah Jesty. Yang ia dapati, Jesty dalam keadaan tidur pulas. Elwin pun membiarkannya. Ia malah ikut berbaring bersama Jesty. baru saja berbaring, Elwin malah mendengar keluhan Jesty. "Ish, Mas Elwin. Kebiasaan, suka ikut tidur kalau Jesty tidur," protes Jesty. "Mas juga mengantuk, Jesty." "Tidur di rumah Mas sendiri sana," usir Jesty. "Tidak mau, salah Jesty sendiri tidak angkat telpon Mas." "Mau angkat gimana? orang lagi tidur," balas Jesty tidak mau kalah. Meski begitu, Jesty tidak berniat bangun atau pun mengusir Elwin. Malah menikmati pelukan Elwin. "Mas tahu, enggak. Jesty pernah ke kantor Ma

