Tiga Puluh Delapan

1519 Kata

Hari ini Jadwal Jesty yaitu pergi ke rumahnya sendiri. Ia akan bersih-bersih di sana. Ya, meski rumahnya tidak sebagus rumah lain, setidaknya harus di bersihkan supaya terlihat baik dan terawat. Belum lagi halaman mini depan rumahnya. Ada bunga mawar putih yang ia tinggal. Bunga yang ia beli dari hasil menabung, bukankah itu berkesan?Semoga masih tumbuh dengan baik. Terakhir sih, ada bunganya. Walau belum mekar sepenuhnya. Baru membuka pintu, Jesty dikejutkan dengan kehadiran seseorang yang tidak ia duga sebelumnya. "Selamat pagi, Nona Jesty." "Pa-pagi." Masih dalam keterkejutannya, Jesty membalas sapaan tersebut dengan agak terbata. "Anda mau pergi, Nona Jesty?" "Y-ya." Pria itu menunduk dengan sopan. "Mari saya antar, Nona Jesty." Dan di sinilah akhirnya, Jesty sekarang. Dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN