o0o "Ya Tuhan! Apa kamu udah gila, Mer?" tanya Agnes dengan mata membelalak. Bahkan ia yang sedang asyik menikmati avocado float pesanannya pun nyaris tersedak karena mendengar cerita Merri barusan. "Iya-iya-iya, aku memang sudah gila! Aku gila karena aku nggak bisa nemuin Verrel," jawab Merri. Wanita itu mengerucutkan bibirnya, lalu meletakkan kepalanya di meja dengan lesu. "Apa dia nggak tahu kalau aku nyariin dia di mana-mana? Aku cinta banget sama dia ... andai waktu bisa diundur aku nggak akan putus asa kayak gini," desah Merri. Ia menegakkan kepalanya ketika pelayan mengantarkan pesanannya dan Agnes. Dua steak ayam yang terhidang di atas hot plate kini berada di depan dua wanita itu masing-masing. Asapnya masih mengebul dan menguarkan aromanya yang lezat. "Udah, deh! Lupain tenta

