Sesampainya di dalam, Diffa masih menampakkan raut wajah bingungnya. Dan, ditambah lagi saat menyaksikan Ody yang sedang menangis tersedu-sedu. "Anjir! Bukannya bahagia abis jadian, ini malah mewek. Makan dulu deh mendingan." Jelas Diffa seraya berjalan. Durinya berniat ingin mencairkan suasana eh, malah kena tampar Sofia. Meskipun pelan si. Yaelah, tenaga ciwik macam Sofia seberapa besar sih... Hanya bisa membuat Diffa terkikih bukan meringis. "Makasih, semyanya. Gua gak sangka kalian sebegitu pedulinya sama gua." Ujar Ody dengan isaakkan. Derai air mata yang terlihat layaknya curug di Bogor membuat matanya membengkak tak karuan. Kena bisa begitu? Padahal, sebelumnya mood Ody sedang baik-baik saja. Kenapa tiba-tiba menangis sih.... Astaga, ternyata tangisan Ody disebabkan oleh

