u*****n demi u*****n terus dikerahkan baik dari Roman ataupun Garry. Mereka berdua menyalahkan semesta atas takdirnya. Yang satu disebabkan oleh GPS yang kacau, yang satunya lagi percintaannya. Runyam sekali, mengalahkan gambar kusut dari anak bayi. Hingga membuat Ody yang tadi hanya diam saja, menjadi mengerjapkan mata... "Gua gak papa, kok." Suaranya lemah sementara tubuhnya ia paksa untuk terduduk. Namun, semua itu langsung dihentikan oleh tangan kekar Garry. Ia membuat Ody terjatuh kembali dalam pangkuannya. Dirinya juga menangkupkan tangan pada daun telinga Ody, "Gua yang bawa! Lo gak becus bawa sambik baca maps." Sentak Garry. Rupanya tujuan Garry itu. Ia tidak mau Ody mendengat suara kasarnya. Yang padahal, Ody masih bisa mendengar semua itu. Hanya saja, ia memilih untu

