AUTHOR POV Naya terbangun dari tidurnya. Pagi ini, dering ponselnya berhasil membangunkannya dari tidur nyenyaknya. Akhirnya, setelah beberapa lama susah tidur nyenyak, malam tadi Naya merasa lebih baik. Bukan lagi lagu Bruno Mars berjudul Marry You yang Naya pilih menjadi nada deringnya. Kali ini hanya getaran saja. Memikirkan menikah? Sepertinya nanti saja. Mungkin Tuhan tengah menyiapkan rencana indah. Mengejar mimpi lebih tepatnya hal yang harus Naya lakukan sekarang. "Pagi, Safira Magdalena." Kata Naya begitu menjawab panggilan telepon dari Fira. Naya tersenyum kecil setelah mendengar rentetan omelan Fira di ujung telepon. "Bener-bener kebo lo, ya! Gue telpon udah berapa kali, baru diangkat?" Gerutu Fira. Naya hanya terkekeh lalu mengulet sebentar. "Nyenyak." "Tebak! Gue punya k

