Thirty Five

2586 Kata

AUTHOR POV "Intermitten Explosive Disorders. Bisa berbahaya kalo dia ngga ditangani dengan segera." Ujar Damar sambil menyesap kopinya begitu Vino mengabari hendak bertemu untuk membicarakan masalah Keira. Vino diam mendengar penjelasan Damar. Selama ini, Keira tak pernah menunjukkan tanda-tanda adanya gangguan pada psikisnya. Vino pun tak melihat keanehan itu. "Menurut gue, lo ngga perlu sampe bawa di ke RSJ. Kita bisa diskusiin untuk kasih dia terapi atau perawatan lainnya." jawab Vino, menolak keras perlakuan Damar yang dilihatnya berlebihan karena sampai membawa Keira ke rumah sakit jiwa. Damar menatap Vino tak suka. "Dia hampir bunuh orang. Masih bagus gue ngga bawa dia ke penjara dan masih berbaik hati untuk kasih dia pengobatan." kata Damar dengan penuh penekanan. Wajahnya terli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN