Dalwi menghubungi nomor Bayu seperti apa yang dia katakan kepada Ririn. Dia ingin meminta Bayu untuk menemui mereka dan menjelaskan mengenai mimpi Ririn. Siapa tahu Bayu memiliki jawaban. “Halo, Bay. Lu di mana?” tanya Bayu. “Gua udah di jalan deket rumah. Kenapa?” tanya Dalwi. Dalwi menghela napas, dia kira Bayu masih ada di sekitaran kampus. Rasanya tidak tega kalau dia harus menyuruh Bayu kembali ke kampus hanya untuk menjawab pertanyaan mereka berdua, jadi Dalwi pun memutuskan untuk tidak jadi meminta kepada Bayu untuk datang. “Nggakpapa. Tadinya gue mau minta lu buat balik lagi ke kantin. Kalau nggak besok aja dah.” kata Dalwi. “Oke.” jawab Bayu. Dalwi pun menganggukkan kepalanya dan langsung memutuskan sambungan teleponnya bersama dengan Bayu, bagaimanapun dia tidak mau menggan

