BAB 32

1064 Kata

Dalwi pun menceritakan mengenai apa yang terjadi kepada kedua orang tuanya. Terutama tentang hal yang terjadi kepada Rahmat, Kodel dan juga Putri. Orang tua Dalwi yang memang mengenal Rahmat pun langsung mengajak untuk pergi menuju ke rumah Rahmat, mereka ingin melihat apa yang terjadi. “Kita ke rumah Rahmat aja, kita takziah. Kamu mandi dulu aja, Tong. Biar bisa ikut sholatin mayat nya.” kata Ayahnya Dalwi memberikan saran. Dalwi pun menganggukkan kepalanya, dia langsung berlari ke kamar mandi, mandi dengan cepat, lalu setelahnya dia bersama dengan kedua orang tuanya langsung pergi ke rumah Rahmat. Ibunya Dalwi sudah menangis, ayahnya Dalwi merasa kehilangan. Hal itu dikarenakan Rahmat memang sangat sering ke rumah mereka, dan mereka menyayangi Rahmat. Rahmat anak yang baik. “Nggak nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN