Bab 36: Father-In-Law

1684 Kata

*** Pagi-pagi sekali Giana sudah terbangun dari tidurnya. Kini, ia tak lagi terbangun dalam pelukan Gama seperti malam sebelumnya. Guling yang membatasinya dengan Gama tidak mengalami pergerakan apapun sejak semalam. Ternyata, Giana mampu menahan diri dalam lelapnya. Kini, perempuan yang bekerja di Layanan Siap Bantu itu sedang membantu Bik Darmi memasak. Sebenarnya sudah dilarang, tetapi Giana memaksa untuk ikut terjun ke dapur. Ia tidak bisa makan dan tidur saja di rumah ini. Lagi pula dirinya ingin mempelajari banyak masakan dari Bik Darmi. Lumayan untuk menambah keterampilan memasaknya yang tidak seberapa. “Nyonya muda ternyata cukup akrab dengan dapur,” komentar Bik Darmi melihat Giana yang tampak terbiasa menggunakan alat-alat memasak. Tck. Giana mendelik tak suka. Bukan karen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN